Primary tabs

Kabupaten Bangka Selenggarakan Lokakarya Pertanian Berkelanjutan

Body: 

Pemerintah Kabupaten Bangka mengadakan Lokakarya Pertanian Berkelanjutan dengan tema “Melalui Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Kita Tingkatkan Daya Saing Produk Pertanian di Kabupaten Bangka” di Hotel Tanjung Pesona, di Sungailiat pada Senin (4/12/2017). Dalam kesempatan tersebut, Pemateri Utama adalah Bupati Bangka Ir. H. Tarmizi H. Saat. Narasumber dalam lokakarya tersebut yaitu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka (Kemas Arfani Rahman), Ketua Dewan Rempah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bayo Dandari) sedangkan pemateri  yaitu Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (Prof. Eniya Listiani Dewi), Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bangka Belitung (Dr. Tri Lestari), Balai Besar dan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (Agung Eru Wibowo), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), PT. Putra Bangka Mandiri dan PT. Sinar Batu Rusa Prima dan Ir. Pan Budi Marwoto, M.Si sebagai Moderator.

Dikatakan Eniya, beberapa teknologi BPPT yang dapat mendukung sektor pertanian Bangka diantaranya teknologi perbanyakan benih lada secara ex vitro, kemudian benih ikan nila gesit untuk SISKASI (Sistem Integrasi Sapi Sawit Ikan). Kemudian teknologi yang lain yakni, Pakan Probiotik Sapi yang menjaga kesehatan dan meningkatkan pertumbuhan sapi serta sistem integrasi penggembalaan sapi sehingga posisi dan pemberian pakan sapi dapat lebih terdeteksi dan teratur.

Sementara itu, Kepala Balai Bioteknologi BPPT Agung Eru Wibowo  mengatakan bahwa Balai Bioteknologi di BPPT mampu  menghasilkan teknologi ex-vitro atau bahasa mudahnya mesin fotocopy tanaman. Dengan teknologi tersebut, perbanyakan bibit premium lada di Kabupaten Bangka dapat lebih cepat, hasilnya identik dengan indukan dan yang penting adalah mudah diterapkan di masyarakat.

Di kesempatan yang sama Bupati Bangka, Tarmizi menyampaikan arahan Presiden RI Joko Widodo mengenai Alokasi Dana Daerah. “Presiden memandatkan setiap daerah paling banyak hanya mempunyai tiga program saja”, kata Bupati Tarmizi. Dengan arahan Presiden tersebut, Bupati Tarmizi mengingatkan kembali setiap SKPD nya mengenai komitmen Kabupaten Bangka saat ini dan pemerintahan selanjutnya adalah pertanian.

“Guna meningkatkannya, kita tidak dapat bergerak sendiri-sendiri. Kita butuh industri dan juga teknologi untuk meningkatkan produktifitas dan nilai jualnya”, tutup Bupati Tarmizi.

 

 

 

Sumber: 
Bappeda dan Humas BPPT
Penulis: 
Ade Yusni Franata
Fotografer: 
Rafizi
Editor: 
AYF