Primary tabs

Survei Disagregasi PMTB Bekal Pemerintah Kembangkan Investasi

Body: 

Sungailiat – Kemajuan ekonomi suatu wilayah sangat didukung oleh gerakan investasi di daerah tersebut. Namun laju sektor investasi ini juga perlu disokong oleh pemetaan data yang akurat dan aktual. Terkait data ini, akan dilaksanakan Survei Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) secara serentak se Indonesia bulan April – Juni 2018 nanti oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Bupati Bangka dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Drs. Dawami ketika membuka acara Sosialisasi Survery Disagregasi PMTB, yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik Kab Bangka, Rabu (28/03/18) di Ballroom Hotel Novilla Sungailiat, menjelaskan posisi strategis dan pentingnya keakuratan data pada pelaksanaan Survei Disagregasi PMTB di wilayah Kabupaten Bangka.

Menurut beliau, Survei Disagregasi PMTB merupakan salah satu sumber data strategis untuk memetakan dan mengetahui potensi investasi fisik yang kita miliki serta membahas apa saja jenisnya, sektor institusi mana yang melakukan investasi fisik dan digunakan oleh lapangan usaha mana saja investasi fisik tersebut.

“Data Disagregasi PMTB ini adalah bekal bagi pemerintah untuk pengembangan dunia usaha dan pariwisata serta merumuskan kebijakan yang paling tepat,” ujar Dawami.

Berkenaan dengan akan dilaksanakannya Pengumpulan Data Survei Disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) secara serentak se-Indonesia bulan April – Juni 2018 ini, maka Drs. Dawami mengimbau kepada seluruh Kepala OPD, Aparatur Desa, Pemimpin Perusahaan, Pengurus Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) agar nanti dapat memberikan data yang diminta secara lengkap dan valid.

“Mengingat pentingnya pelaksanaan survei ini, mari semua pihak dapat mendukung dan mensukseskannya sehingga diperoleh data yang akurat, ” harapnya.

Selanjutnya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka, Ir. Ahmad Thamrin  menginformasikan bahwa dalam pelaksanaan survey nantinya data yang harus dipersiapkan bagi Responden yakni nilai produksi usaha, nilai pengeluaran, nilai aset neto, penambahan aset, dan pengurangan aset.

“Yang perlu disiapkan bagi Responden Dinas yakni data harus sesuai dengan fasilitas yang ada di Dinas tersebut dan bagi Responden Desa adalah Data Belanja Modal harus sesuai APBD Desa,” jelasnya.

Ahmad Thamrin juga menambahkan bahwa kegiatan survei dilakukan dengan tujuan mendapatkan data Disagregasi PMTB yang lengkap dan rinci.

Acara sosialisasi Survei PMTB ini dihadiri Kepala OPD di lingkup Kab. Bangka, Pemdes, Pemimpin Perusahaan, Pengurus Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT).

Acara dilanjutkan dengan paparan oleh narasumber yakni Agus Pujiraharjo, SSI, MMA selaku Kepala Bidang Statistik Produksi yang mewakili Kepala BPS Provinsi Bangka Belitung, Kepala BPS Kabupaten Bangka Ir  Ahmad Thamrin, dan Kepala BAPPEDA Kabupaten Bangka Ir. Pan Budi Marwoto M.Si.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
Dede Sukmana
Fotografer: 
Dede Sukmana
Editor: 
Khadafi