Sungailiat - Setelah tujuh tahun mengalami kekosongan, Kabupaten Bangka akhirnya kembali menegakkan tonggak penjaga sejarah. Pemerintah Kabupaten Bangka secara resmi menyerahkan sertifikat dan Surat Keputusan (SK) Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dalam sebuah acara yang sarat makna, Senin (22/12/2025), di OR Kantor Bupati Bangka. Momentum ini menjadi awal kebangkitan serius Bangka dalam menjaga martabat sejarah dan identitas daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismi Wira, menuturkan bahwa pembentukan TACB bukan proses instan, melainkan melalui tahapan panjang dan seleksi ketat.
“Lima orang ini ditetapkan sesuai dengan keahlian masing-masing. Prosesnya telah dilaksanakan secara bertahap, dan mereka dinyatakan kompeten,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekosongan TACB selama tujuh tahun menjadi tantangan besar dalam upaya pelestarian cagar budaya di Bangka. Dengan hadirnya kembali TACB, pemerintah daerah menaruh harapan besar terhadap masa depan warisan sejarah Bangka.
“Selama tujuh tahun kita mengalami kekosongan TACB. Kami berharap dengan adanya tim ini, Prasasti Kota Kapur dapat didorong menjadi cagar budaya nasional,” tegas Rismi.
Bupati Bangka Ferry Insani menegaskan bahwa keberadaan Tim Ahli Cagar Budaya memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan yang berakar pada sejarah dan jati diri daerah. Menurutnya, pembangunan yang baik bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang menjaga ingatan kolektif dan nilai-nilai peradaban.
Ia juga mengingatkan bahwa TACB bukan sekadar tim administratif, melainkan penjaga marwah dan penentu kualitas peradaban Bangka ke depan. Oleh karena itu, Bupati meminta agar setiap rekomendasi yang dihasilkan benar-benar dilandasi kajian ilmiah, integritas, serta keberpihakan pada kepentingan jangka panjang daerah.
“Saya titipkan amanah ini agar dijalankan dengan objektivitas, keberanian, dan tanggung jawab. Apa yang diputuskan hari ini akan menentukan bagaimana Bangka dikenang di masa depan,” ujar Ferry Insani.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan harapan agar kehadiran TACB mampu menjadi penggerak kolaborasi lintas sektor dalam melindungi dan mengangkat warisan budaya Bangka, sekaligus menjadikannya sumber kebanggaan dan kekuatan pembangunan berkelanjutan.
- 1 read

