Tahun 2022, Kab. Bangka kembali meraih penghargaan Terbaik I dalam “Pengelolaan Stunting”. Predikat ini telah tiga tahun berturut diperoleh Kabupaten Bangka, tepatnya sejak tahun 2020, yang merupakan tahun pertama dilakukannya penilaian terhada kinerja 8 (delapan) aksi konvergensi stunting. Penilaian ini dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Pengembangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melibatkan Tim panelis dan Tim Juri dari berbagai kalangan baik dari kalangan birokrat, akademisi dan lembaga profesi, disaksikan oleh pihak Dirjen. Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Bank Dunia.
Penilaian Kinerja 8 (delapan) Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2022 diikuti oleh 3 (Tiga) Kabupaten yaitu Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka Selatan. Proses penilaian oleh tim juri dimulai dari paparan yang dilaksanakan oleh setiap Kabupaten dilanjutkan dengan pemutaran inovasi, tanya jawab dari tim panelis dan tim juri, terakhir peninjauan ke stand banner yang sudah disiapkan oleh peserta.
Keberhasilan Kabupaten Bangka dalam menurunkan prevalensi stunting sampai dengan 1,68% (ePPBGM) di tahun 2021 setelah sebelumnya ditahun 2022 diangka 1,96%, dengan menerapkan berbagai inovasi pada setiap Faktor Determinan Stunting terdiri dari Pernikahan Dini/Anak, Pengelolaan Kehamilan, Pengelolaan Pengasuhan, Pengelolaan Akses Air Bersih dan Sanitasi Lingkungan, Kelembagaan, Advokasi dan Inovasi, dengan mengedepankan kolaborasi pentahelix. Hal ini menjadi nilai tambah yang luar biasa dalam pengelolaan stunting di Kabupaten Bangka, sehingga mendapat apresiasi dari Dirjen. Pembangunan Daerah dan Bank Dunia dengan menjadikan Kabupaten Bangka sebagai percontohan dalam penerapan inovasi dalam penurunan stunting.
Pada penilaian kinerja stunting Tahun 2022, dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan “Terbaik I” kepada Pemerintah Kabupaten Bangka, yang penerimaannya diwakilkan kepada Kepala DinP2KBP3A. Pemerintah Kabupaten mengucapkan terima kasih kepada Dirjen. Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Bank Dunia, seluruh pihak, dan masyarakat yang sudah mensukseskan pengelolaan penurunan stunting di Kabupaten Bangka. Penilaian diikuti oleh 8 OPD (Bappeda, Dinkes, Dindikpora, DPUPR, Dinsos, DP2KBP3A, Dinparpertan, Dinkominfotik).
- 22 reads





