Primary tabs

Mulkan Buka Musrenbang RKPD, Rencana Pembangunan Bangka Tahun 2022 Fokus pada Pemulihan Ekonomi

Body: 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka, Mulkan, mengatakan, perencanaan pembangunan di Kabupaten Bangka tahun 2022 ini memfokuskan pada upaya pemulihan ekonomi. Yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial menuju perekonomian daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Bangka Tahun 2022 di rumah dinas Bupati Bangka, Senin (14/3/2022).

"Makna tema tersebut ialah bagaimana prioritas dan sasaran pembangunan daerah dapat difokuskan dalam rangka pemulihan ekonomi yang terdampak wabah Covid-19, dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19," kata Mulkan.

Caranya, dengan mendorong kebijakan lintas sektoral yang berfokus pada pembangunan kesehatan, pendidikan, pertanian, UMKM, pariwisata, pemulihan industri, baik kecil, menengah dan besar, serta kemudahan investasi berbasis teknologi informasi.

"Makna tema tersebut ialah bagaimana prioritas dan sasaran pembangunan daerah dapat difokuskan dalam rangka pemulihan ekonomi yang terdampak wabah Covid-19, dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19," kata Mulkan.

Caranya, dengan mendorong kebijakan lintas sektoral yang berfokus pada pembangunan kesehatan, pendidikan, pertanian, UMKM, pariwisata, pemulihan industri, baik kecil, menengah dan besar, serta kemudahan investasi berbasis teknologi informasi.

"Semua perizinan kita melalui duo digital melalui sistem OSS (Online Single Submission), tidak lagi manual. Banyak hambatan yang dihadapi dan belum tuntas, sehingga nanti kita akan menemui Dirjen Perizinan di Jakarta," imbuhnya.

Karena itulah, lanjutnya, kenapa Musrenbang RKPD harus dilakukan secara terbuka. Jadi ke depan tidak ada lagi usulan-usulan yang bersifat emergency atau asdak (aspirasi mendadak). Semuanya harus terencana dari awal dan terkoneksi di Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Pemkab Bangka.

"Keempat prioritas pembangunan infrastruktur dan kelima penanggulangan bencana," ujarnya.

Mulkan mengatakan, Pemkab Bangka berusaha mencapai target di bidang perekonomian yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2023, di mana pertumbuhan ekonomi sebesar 3,05 persen, angka kemiskinan sebesar 4,82 persen, indeks pembangunan manusia (IPM) 73,27 persen, angka pengangguran terbuka 4,12 persen, gini ratio (kesenjangan) 0,264.

"Semoga ini bisa dicapai sesuai target yang sudah ditetapkan sementara itu. Berdasarkan data BPS, untuk tahun 2021 target yang sudah tercapai untuk pertumbuhan ekonomi 7,48 persen, angka kemiskinan 4,81 persen, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) 72,46, angka pengangguran terbuka 5,97 persen, gini ratio 0,250," bebernya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto, mengatakan, usai pembukaan, akan diadakan pembahasan lebih intens di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka.

"Dalam Musrenbang RKPD ini, yang menjadi kewajiban kita bagaimana menyelaraskan perencanaan pembangunan Kabupaten Bangka dengan perencanaan pembangunan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan perencanaan nasional," kata Pan Budi.

Kegiatan ini dihadiri Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Faeshol Cahyo Nugroho, Kepala Bappelitbangda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr Agung Dwi Chandra, Sekda Bangka. Andi Hudirman, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD dan sejumlah anggota DPRD Bangka, Forkopimda Bangka, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka, para camat dan lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan lainnya. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: 
Bangka Pos
Penulis: 
Edwardi