Setelah ke Monitoring ke lapangan pada kegiatan KKN-PPM UGM pada Senin (24/7), Kepala BAPPEDA, Pan Budi Marwoto beserta tim Litbang serta staf lainnya melanjutkan rangkaian monitoring pada kegiatan KKN lain yakni KKN-Tematik Universitas Negeri Surakarta (UNS) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Desa Dalil, Kecamatan Bakam.
Saat memantau kegiatan KKN-Tematik pada dua perguruan tinggi tersebut di pondokan mahasiswa yakni kediaman Bapak Mediawan selaku Kades,tim monitoring yang dipimpin oleh Kepala BAPPEDA didampingi Kabid Litbang, H. Harjono, S.TP.,M.Si disajikan langsung dengan beragam makanan.Di antaranya adalah durian, rambutan, duku, pisang serta beragam makanan lokal lainnya.
Selain untuk melihat aktivitas dari kegiatan mahasiswa KKN, kegiatan ini untuk memantau kondisi mahasiswa dan progres program kegiatan yang telah disusun sebelumnya yang berfokus upaya pemberdayaan terhadap masyarakat, khususnya warga Dalil.
Disela-sela kunjungannya, Kepala BAPPEDA menanyakan langsung terkait kendala serta hambatan dilapangan pada saat pelaksanaan dari masing-masing program kegiatan.
Lebih lanjut beliau menegaskan agar kehadiran mahasiswa dapat mambantu warga terutama sosialisasi dalam bidang kesehatan khususnya ODF (Open Defecation Free) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan warga maupun sosilisasi di tingkat sekolahan.
Sosialisasi kesehatan di Desa Dalil, beberapa waktu yang lalu telah kami laksanakan dengan adik-adik disekolahan, kegiatan tersbut juga dalam rangkaian acara gosok gigi massal dan senam massal. Selai itu juga kawan UNS juga mengadakan cek kesehatan gratis bagi warga hal itu demi mempererat jalinan silaturahmi dan kekeluargaan dengan warga” Ungkap salah satu mahasiswa UNS.
Lebih lanjut, Alfi mahasiswa KKN IPB menyampaikan “untuk program kegiatan kami telah mensosialisasikan pembuatan pupuk cair dengan warga, pendataan UMKM serta pelatihan tata cara pembuatan nugget dari bahan baku duren. Selain itu dalam waktu dekat kami akan mensosialisasikan tentang penyakit kuning pada sahang dengan warga”
Pemetaan dan identifikasi pada luas dan jumlah batang kebun Lada warga melalui aplikasi Sahangku terus kami upayakan, namun hanya kendala dilapangan seperti jaringan serta medan tempun kekebun warga itu sendiri” tambahnya.
Optimalisasi Pengembangan Potensi Pariwisata Kebun Raya Rimbe Mambang, Peningkatan BUMDES dan Menuju Desa ODF (Open Defecation Free) serta Pertanian dan Pariwisata adalah tema dari KK-masing-masing UNS dan IPB. Penyelenggaraan KKN-T UNS dan IPB diikuti dengan total 42 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dalam periode bulan Juli sampai dengan Agustus 2018
- 153 reads



