Primary tabs

Lima Peserta Lomba Arsitek Pecinan, Paparkan Materi Penilaian

Body: 

Sungailiat – Bupati Bangka Fery Insani dan Wakil Bupati Bangka Syahbudin menyaksikan penyajian materi terkait kegiatan lomba arsitek pecinan yang sudah memasuki tahapan 5 besar yang dilaksanakan di kediaman Rumah Dinas Bupati Bangka, Minggu (21/12/2025).

Lima orang peserta yang telah berhasil sampai tahap lima besar tersebut memaparkan arsitekturnya di depan tim juri dengan menampilkan penataan ruang dan bangunan untuk menghidupkan kembali suasana etnis tiong hoa.

Menurut Bupati Bangka Fery, kawasan pecinan yang terletak di jalan S. Parman Sungailiat tersebut memiliki sejarah dan budaya. Arsitektur pecinan biasanya memiliki ciri khas yang unik, seperti bangunan-bangunan tua dengan gaya arsitektur cina.

“Orang bangka ini hidupnya sangat harmony yaitu hidup damai rukun tidak terjadi persilangan soal ras, agama, suku dan etnis termasuk salah satu nya etnis tiong hoa”, ucap Fery.

Kawasan pecinan yang terletak di jalan S. Parman Sungailiat tersebut akan menjadi image di Kota Sungailiat untuk kedepannya.

Fery juga menambahkan bahwa di kawasan pecinan tersebut akan kita adakan festival mandarin seperti acara imlek, ceng beng dan juga kawasan tersebut akan diperbolehkan menjual makanan khas cina.

“Kita akan lakukan pelan pelan menjadikan kawasan pecinan ini menjadi ikon baru bagi masyarakat bangka dan untuk arsitektur serta ornamennya nanti kita buat seperti di tiongkok dengan warna has cina yaitu merah kalau perlu tulisannya juga tulisan cina, sehingga kawasan ini menjadi kawasan pecinan tapi kita akan namakan bangka harmony, dan untuk Imlek tahun depan kegiatan imlek akan diadakan di kawasan itu, katanya.

Dengan hadirnya kawasan tersebut diharapkan membangkitkan budaya cina serta melestarikan budaya yang hampir hilang dan juga dapat menggiatkan UMKM.

Sementara itu Wakil Bupati Bangka Syahbudin mengatakan kawasan pecinan itu bisa jadi destinasi wisata serta bisa menjadi pusat informasi ataupun menjadi cerita untuk kedepannya.

“Apabila ini terwujud dan menjadi kawasan pecinan, mungkin kita yang pertama ada di pulau bangka”, ujar Syahbudin.

Sumber: 
DINKOMINFOTIK Kab. Bangka
Penulis: 
Dolly