Primary tabs

Kunjungan Kerja BAPPEDA Kab. Tanggerang

Body: 

Sungailiat, (12/12/2018) Bertempat diruang Rapat BAPPEDA, BAPPEDA Kab Bangka menerima kunjungan istimewa dari Bappeda Kabupaten Tanggerang, Provinsi Banten. Dalam kunjungan kerja ini rombongan dari BAPPEDA Kabupaten Tanggerang diterima secara langsung oleh Bapak Pan Budi Marwoto selaku Kepala Bappeda Kab. Bangka. Adapun rombongan dari BAPPEDA Kabupaten Tanggerang diketuai oleh Bapak Pipin Samsul Arifin selaku kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan. Turut hadir beberapa Kabid dan Kasubid di Bappeda Kabupaten Bangka, seperti Kabid Sarana Prasarana, Kabid Penelitian dan Pengembangan, Kasubbid sumber daya manusia dan beberapa perwakilan OPD terkait seperti dari Dispendukcapil Kab. Bangka, Dinkes Kab. Bangka serta UPT PSC SPGDT 119 Kab. Bangka.
Adapun tujuan kunjungan kerja ini tak lain adalah untuk meninjau, sharing dan mempelajari pelaksanaan beberapa inovasi di Kabupaten Bangka yang telah mendapatkan penghargaan SINOVIK dari Kemenpan RB RI yang telah berhasil diraih oleh Pemerintah Kabupaten Bangka seperti salah satunya adalahPSC SPGDT 119. Dan beberapa inovasi lainnya seperti BANG MUDA, ARISAN JAMBAN, dan SIMPANAN CANTIK.
Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, diantaranya adalah mengenai sejauh mana pelaksanaan beberapa inovasi-inovasi tersebut.
Dalam sambutannya Kepala Bappeda menyampaikan mengenai pelaksanaan Inovasi yang bersifat pengembangan menuju kearah perbaikan, bahwa sejauh ini BAPPEDA Kabupaten Bangka selaku Leading dari Inovasi-inovasi yang akan dikembangkan sudah berupaya melaksanakan program tersebut walaupun masih terdapat beberapa kendala. Akan tetapi, BAPPEDA Kabupaten Bangka tidak patah semangat untuk terus mendorong OPD-OPD lain agar dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui inovasi-inovasi.
Dalam melayani kunjungan kerja ini, Kepala UPT PSC SPGDT 119 Kab. Bangka, Bapak Budi, menyampaikan melalui paparan nya tentang penanganan gawat darurat di Kabupaten Bangka yang sudah terintegarasi melalui aplikasi berbasis android.
Ia menyampaikan “Salah satu terobosan yang dilakukan SPGDT Kabupaten Bangka, adalah dengan memberikan kemudakan akses Call Center 119, ketika ada warga yang sedang dalam situasi gawat darurat disekitarnya. Menariknya, layanan gawat darurat juga bisa dilakukan melalui aplikasi berbasis android SPGDT Bangka dan PSC 119 Bangka yang bisa di download melalui aplikasi google playstore”.
Ia manambahkan “Pada aplikasi tersebut, anda bisa memilih 4 menu layanan seperti Ambulans SPGDT, Damkar, Polisi, dan Tagana. Pada menu utama, juga tampak jelas lokasi pengguna aplikasi ini karena sudah terhubung langsung melalui GPS pada handpone pengguna”.
Dan pemaparan dilanjutkan oleh Bapak Muchtar dengan memaparkan inovasi pelayanan publik yakni Bang Muda ( Bangka Mudah Dapat Akta, solusi layanan akta kelahiran dan akta kematian. Bang Muda merupakan layanan yang mensinergikan dengan rumah sakit, Puskesmas, Pustu yang mencakup seluruh unsur terkait.

Untuk pembuatan akta kelahiran saat ini di kabupaten Bangka tidak pelu ketempat yang jauh, untuk akta kelahiran yang terlambat pembuatannya dapat melalui PATEN yang ada di setiap kecamatan.

Dalam paparannyanya, disampaikan “untuk bayi yang baru lahir, tanggal akta itu sama dengan tanggal bayi lahir, bayi yang lahir langsung keluar akta kelahiran dengan syarat data di bidan yang membantu persalinan langsung online dengan pihak Dindukcapil.

paparan selanjutnya dari dinas kesehatan yang menjelaskan inovasi SMS Bunda Cerdas yang mampu menurunkan AKI dan AKB secara signifikan. Ibu hamil yg terdaftar dalam aplikasi sms bunda cerdas selain mendapat edukasi jadwal kunjungan juga mendapatkan edukasi seputar kehamilan. Setelah ibu melahirkan edukasi di lanjutkan tentang pemberian asi eksklusif dan MPASI. Edukasi tersebut diberikan hingga anak berusia 2 tahun.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab

Sumber: 
Bappeda
Penulis: 
Bappeda