Kabupaten Bangka kembali meraih penghargaan sebagai kabupaten terbaik dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di level Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021. Kompetisi inovasi yang diselenggarakan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, melalui Biro Organisasi, diikuti oleh puluhan inovasi dari seluruh kabupaten dan kota . Inovasi terbaik di Kabupaten Bangka yang mendapatkan apresiasi dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat Provinsi adalah Si Tumbuh Cerdas (Aksi Kolaborasi Penurunan Stunting Agar Bayi Hidup Cerdas dan Sehat). Penghargaan ini tertuang dalam Pengumuman Nomor: 065/0284/VI/2021 tentang Top 3 Inovasi Pelayanan Publik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021. Selain Inovasi Si Tumbuh Cerdas ang menepati peringkat pertama, inovasi lain yang memenangkan Top 3 adalah Inovasi Bik Cantik (Bina Keluarga Calon Penganten Oke) dari Puskesmas Simpang Teritip, Bangka Barat dan Inovasi Kampong Kakek (Katis, Pepaya, Kelor, Katuk) dari Puskesmas Kelapa Kampit, Belitung Timur
Pemilihan Top Inovasi Pelayanan Publik tingkat provinsi dimulai dari tahap pendaftaran, tahap presentasi, tahap verifikasi dan rapat pleno. Seluruh proposal yang terdaftar telah melalui berbagai tahapan penilaian oleh tim panel independen dari para pakar terdiri dari Kementrian MENPAN-RB, Pemprov Bangka Belitung, Perguruan Tinggi, Media Massa dan NGO Internasional dan Lembaga Sosial. Dari penilaian awal ini kemudian dipilih Top 9 Inovasi Provinsi, yang 4 diantaranya berasal dari Pemkab Bangka, yaitu Si Tumbuh Cerdas, Dulang Yamani, Bu Sarah Mantan Terindah dan Gerlingan ODGJ. Dari kesembilan inovasi tersebut, kemudian dipilih lagi Top 3 melalui serangkaian tahapan presentasi, wawancara mendalam dan kunjungan lapangan.
Terkait capain tersebut, Bupati Bangka, Mulkan, SH, MH, mengatakan bangga atas kerja keras dan kerja cerdas inovasi perangkat daerah sehingga kembali berhasil meraih penghargaan terbaik bidang penyelenggaraan pelayanan publik di level provinsi. "Apresiasi kami sampaikan kepada aparatur Pemerintah Kabupaten Bangka yang terus melakukan inovasi dalam penyelenggarakana pelayanan public. Inovasi menjadi kunci untuk mengatasi kebuntuan pembangunan dalam situasi keterbatasan pembiayaan," kata Mulkan. Sementara Wakil Bupati Bangka, Syahbudin juga menyampaikan gagasan untuk melakukan terobosan baru perlu didorong agar pembangunan di Kabupaten Bangka untuk menghadapi berbagai perkembangan dan tantangan pembangunan. "Sebagaimana sering saya tekankan kepada seluruh jajaran aparatur dan organisasi bahwa ruh pembangunan dan pelayanan saat ini telah bergeser dari rutinitas ke arah inovasi” kata Syahbudin.
Kepala Bappeda, Pan Budi menyampaikan bahwa inovasi telah menjadi platform baru dalam perencanaan dan palaksanaan pembangunan sehingga beberapa capaian pembangunan menujukkan capaian yang sangat menggembirakan. Dengan kondisi situasional seperti saat ini, Inovasi tidak lagi menjadi hanya sebagai alternatif tapi sudah merupakan kewajiban. Kita bahkan dihadapkan pada pilihan “Inovasi atau Mati”. Begitu juga dengan pengelolaan stunting yang sangat berpotensi menjadi beban demografi yang fatal jika tidak terkelola dengan baik. Karenanya, kami mengelola stunting juga dengan pendekatan inovatif berbasis pentahelix dan integratif.
Inovasi SI TUMBUH CERDAS mengedepankan kolaborasi inovasi pengelolaan stunting guna mencegah terjadinya kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan melalui berbagai pendekatan inovatif terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dengan pendekatan kolaboratif integratif berbasis pentahelix ini, semua factor penyebab stunting berhasil diintervensi dengan sangat baik. Pendekatan dilakukan dengan inovasi melalui Pengelolaan Pernikahan, Pengelolaan Kehamilan, Pengelolaan Pengasuhan, Pengelolaan Sanitasi dan Lingkungan, Pengelolaan Advokasi, Pengelolaan Kelembagaan dan Pengelolaan Inovasi. “Inovasi ini telah berhasil menurunkan prevalensi stunting secara signifikan dari 32,27 persen tahun 2013 menjadi 1,87 persen tahun 2021. Targeting kita pada tahun 2023 Kabupaten Bangka sudah berada di zona zero stunting," kata Pan Budi Marwoto**
- 107 reads

