KBRN, Sungailiat : Inisiatif mendirikan sekolah inovasi dilakukan oleh Bappeda Kabupaten Bangka. Sekolah inovasi bertujuan untuk menghasilkan produk inovasi dari organisasi perangkat daerah baik secara kuantitas dan kualitas. Targetnya akan tercipta 1001 inovasi dari keterlibatan seluruh masyarakat.
Sekolah inovasi pesertanya dari pegawai perangkat daerah dengan fasilitator dari Bappeda. Dalam sekolah inovasi ini para pegawai akan dibimbing, diarahkan dan difasilitasi untuk merumuskan inovasi yang berkualitas dan berdampak tinggi.
Materi sekolah inovasi yang disampaikan berupa teknik penyusunan rancang bangun inovasi, pemahaman urgensi inovasi dalam pembangunan, pengidentikasian masalah, tujuan, sasaran, manfaat serta proses bisnis hulu hilir inovasi.
Kepala Bappeda Kabupaten Bangka menjelaskan sekolah inovasi bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman dan menciptakan inovasi yang berkualitas.
“Sekolah inovasi dibentuk bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan menghasilkan produk inovasi berkualitas dan berkuantitas," ujar Pan Budi Marwoton di Sungailiat, Kamis (16/2/2023).
Peserta Sekolah Inovasi, Suhartini, selaku Kabid Perlindungan Anak Kantor Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Bangka mengapresiasi sekolah inovasi dan sangat membantu para pegawai untuk menghasilkan produk inovasi yang berkualitas.
“Kami sangat mengapresiasi sekolah inovasi ini dan sangat membantu pemahaman dan kemampuan kami untuk menghasilkan inovasi yang berkualitas," jelas Suhartini.
Lebih lanjut Suhartini menjelaskan, agar sekolah inovasi ini berjalan secara konsisten karena sangat membantu para pegawai dan OPD dalam menghasilkan inovasi.
“Harapan kami sekolah inovasi dapat berjalan secara konsisiten dan berkelanjutan untuk memfasilitasi seluruh pegawai berkonsultasi terkait inovasi," ucapnya.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bangka Darol Arkum menjelaskan bahwa sekolah inovasi dilatarbelakangi untuk mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka untuk mendorong hasil inovasi baik secara kuantitas maupun kualitas.
“Sekolah inovasi diyakini akan sangat membantu menghasilkan inovasi baik secara kuantitas dan kualitas khususnya di level perangkat daerah," ujar Darol Arkum.
Kegiatan sekolah inovasi ini berlangsung setiap hari dan terbuka setiap waktu untuk memfasilitasi seluruh OPD dan inovasi masyarakat umum. Para pemateri sekolah inovasi ini berasal dari pegawai Bappeda Kabupaten Bangka dan melibatkan beberapa akademisi perguruan tinggi.
- 7 reads

