Sungailiat - Suasana khidmat menyelimuti Ruang Pertemuan Kantor Bupati Bangka saat pelantikan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bangka berlangsung, Sabtu (14/02/26). Dalam statemennya yang penuh refleksi moral, Bupati Bangka, Fery Insani, SE., MM., menegaskan bahwa setiap pemimpin kelak akan dihisab dan dipertanyakan soal keadilan yang telah dijalankan. Pesan tersebut menjadi sorotan utama, sekaligus pengingat bagi para pemimpin dan masyarakat tentang pentingnya kebersamaan serta peran masjid sebagai pusat persatuan umat.
Dikesempatan ini ia menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan seluruh anggota DMI yang telah resmi dilantik.
“Selamat kepada ketua dan para anggota DMI Kabupaten Bangka yang telah dilantik hari ini. Semoga amanah dalam menjalankan tugas,” ujar Fery Insani.
Bupati juga menyinggung pentingnya kekompakan dalam kepemimpinan daerah. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati berkomitmen menjaga keharmonisan demi fokus membangun daerah.
“Seperti saya dengan Pak Wakil Bupati, hari ini kami akur, besok akur, dan ke depannya kami berupaya tetap akur agar bisa fokus membangun,” katanya.
Lebih jauh, Fery Insani mengungkapkan refleksi mendalam mengenai tanggung jawab seorang pemimpin. Menurutnya, jabatan bukan sekadar kekuasaan, melainkan amanah yang kelak akan dipertanyakan.
“Tak mudah menjadi pemimpin. Saya tahu betul, kelak kami akan dipertanyakan saat dihisab — apakah sudah adil atau belum. Karena itu, kita harus terus berupaya memakmurkan masjid dan membangun masyarakat secara bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PD DMI Kabupaten Bangka masa khidmat 2025–2030, Imam Santoso, menyoroti keberagaman persoalan di tengah masyarakat. Ia menilai masjid memiliki peran penting sebagai ruang persatuan.
“Ada berbagai problem di tengah masyarakat yang beraneka ragam. Bagaimana kita mempersatukan mereka? Kita mempersatukan semuanya ketika berada dalam saf-saf masjid,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa DMI harus terus berkhidmat kepada masyarakat. Menurutnya, pengabdian bukan hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga menjadi sarana menambah ilmu dan pengalaman.
“DMI harus berupaya berkhidmat kepada masyarakat. Ilmu juga bisa didapatkan melalui pengabdian,” tutupnya.
- 1 read

