BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangka berupaya memperkuat peran dan fungsinya sebagai lembaga perencana pembangunan sekaligus pusat penelitian dan pengembangan daerah.
Upaya terbaru, Bappeda Kabupaten Bangka menerbitkan dua jurnal ilmiah yang ditujukan untuk memfasilitasi penelitian bagi para pejabat fungsional di lingkungan pemerintah daerah.
Dua jurnal tersebut adalah Jurnal Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Kebijakan serta Jurnal Pembangunan Daerah dan Analisis Kebijakan, yang diharapkan menjadi wadah publikasi bagi peneliti, akademisi, perencana pembangunan serta analis kebijakan dan jabatan fungsional lainnya.
Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Ir. Pan Budi Marwoto, menegaskan bahwa penerbitan jurnal ilmiah ini merupakan bagian dari komitmen kelembagaan dalam mendorong budaya riset dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur, Kamis (17/9/2026).
"Jurnal ilmiah ini menjadi wadah bagi para peneliti dan pejabat fungsional untuk mempublikasikan hasil kajian mereka. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan yang diformulasikan memiliki dasar riset yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik," Ir. Pan.
Menurutnya, secara praktis, keberadaan jurnal ini juga menjadi jawaban atas kebutuhan angka kredit bagi pejabat fungsional tertentu di pemerintah daerah, khususnya peneliti, perencana, dan analis kebijakan. Publikasi ilmiah menjadi salah satu unsur pengembangan profesi yang wajib dipenuhi.
"Kami memahami bahwa kendala utama Jabatan Fungsional Tertentu selama ini adalah akses publikasi dan bimbingan penulisan yang memadai. Melalui jurnal internal ini, mereka memiliki ruang untuk pengembangan diri secara luas dan tanpa batas bergantung pada jurnal eksternal," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bangka, Dr. Darol Arkum, mengungkapkan bahwa dua jurnal tersebut dirancang dengan standar penulisan ilmiah yang berlaku.
Keduanya akan terbit secara berkala, dengan kurasi dan proses peer review yang melibatkan akademisi serta praktisi dari perguruan tinggi mitra.
"Setiap artikel yang masuk akan melalui tahapan review untuk menjaga kualitas. Kami menggandeng reviewer dari kalangan dosen dan peneliti independen agar kredibilitas jurnal tetap terjaga," kata Dr. Darol Arkum.
Ia menambahkan, jurnal ini tidak hanya diperuntukkan bagi internal Pemerintah Kabupaten Bangka, tetapi juga terbuka bagi aparatur sipil negara perangkat daerah lain di Indonesia dan para akademisi dan peneliti lembaga profesional lainnya yang ingin menerbitkan hasil penelitian atau kajian kebijakan. Hal ini sejalan dengan semangat kolaborasi lintas sektor dalam perencanaan pembangunan.
"Kami membuka ruang bagi seluruh aparatur sipil negara, bahkan mahasiswa dan peneliti dari lembaga eksternal, untuk berkontribusi. Tujuannya agar terjadi pertukaran pengetahuan yang lebih luas dan berdampak besar bagi kualitas pembangunan," ujarnya.
Lebih lanjut, Darol Arkum menjelaskan bahwa hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen akademik semata.
Bappeda akan mendorong pemanfaatan temuan penelitian sebagai bahan masukan dalam penyusunan dokumen perencanaan.
"Kami ingin memastikan bahwa riset yang dihasilkan benar-benar berdampak pada perbaikan kebijakan. Jurnal ini menjadi jembatan antara dunia akademik dan proses pengambilan keputusan di pemerintah daerah," pungkasnya.
Dengan terbitnya dua jurnal ilmiah ini, Bappeda Kabupaten Bangka, menegaskan posisinya sebagai lembaga think tank daerah yang tidak hanya menjalankan fungsi administratif perencanaan.
- 1 read

