KBRN, Bangka : Kabupaten Bangka kembali membuktikan sebagai Kabupaten dengan tradisi inovasi terbaik se Indonesia. Terbukti dari 14 inovasi yang dikirim dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik lolos seleksi tahap pertama.
Jumlah ini merupakan terbanyak se-Indonesia. Posisi terbaik kedua ditempati oleh Kabupaten Banyuwangi dengan jumlah 13 inovasi. Hasil tersebut diumumkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada tanggal 11 Mei 2023.
Kompetisi ini merupakan kompetisi pelayanan publik yang diselanggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah Kabupaten/Kota, Provinsi, Kementerian, Lembaga, BUMN dan BUMD seluruh Indonesia. Pada tahun 2023 jumlah yang terdaftar sebanyak 3110 inovasi sedangkan yang lolos tahap pertama hanya 1.381 inovasi.
14 inovasi yang lolos tersebut adalah Gerakan 1001 Inovasi Untuk Pelayanan Publik Prima, Industri Pangan Berkelanjutan Berbasis Sagu Rumbia, Inovasi Berbasis Halal, Digital dan Integral, Model Terbaik Atasi Ketimpangan Pendapatan Dengan Fokus Peningkatan Pendapatan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Reklamsi Laut, Sekolah Inovasi, Trec Matras Sutra (Tim Reaksi Cepat Melayani Masyarakat Prioritas Dan Suku Terasing), Ransel Si Dora, Abang Timah Untuk Bu Disa (Lahan Bekas Tambang Timah Untuk Budidaya Padi Sawah), Ibu Jari (Inseminasi Buatan Menjangkau Negeri), Kite Pacak (Kegiatan Teknis Penandaan Dan Pencatatan Ternak), Sapi Kurban (Subsidi Usaha Perorangan / Mikro Melalui Kredit Usaha Rakyat Bunga Nol Persen), Emergency Rescue Brigade (ERB), Pendonor Emergency Karyawan RSUD Depati Bahrin (Pendekar RSDB), HARUMI BERSERI (Herbal Untuk Mama Inspiratif, Bersalin Bebas Nyeri).
Bupati Bangka, Mulkan mengapresiasi atas kerja keras dan kerja cerdas Organisasi Perangkat Daerah dalam memproduksi inovasi secara berkualitas sehingga mampu bersiang di level nasional.
“Kami mengapresiasi kepada seluruh organisasi perangkat daerah yang tetap konsisten menjaga tradisi inovasi di Kabupaten Bangka. Tradisi sebagai Kabupaten terinovatif harus tetap dipertahankan terus ke depan. Seluruh OPD harus memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan terobosan dalam seluruh aspek penyelenggaran pelayanan publik”, kata Mulkan
Mulkan berharap inovasi Kabupaten Bangka yang lolos tahap pertama ini lolos untuk mengikuti tahap selanjutnya.
“Kita semua berharap beberapa inovasi yang telah lolos dapat terpilih mengikuti tahap kompetisi berikutnya,” ujarnya.
Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, menyampaikan bahwa Inovasi harus didukung dengan komitmen, kerja keras dan kerja cerdas. Inovasi hanya dapat terbentuk dalam sistem yang sempurna dan tradisi yang kuat.
“Tradisi inovasi yang berkualitas harus tetap pertahankan dan dikembangkan ke depan agar terbentuk tradisi inovasi yang kuat. Oleh karena itu perlu komimten seluruh perangkat daerah untuk membentuk iklim inovasi yang sempurna,” kata Syahbudin.
Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto menyampaikan bahwa penguatan inovasi dilakukan dengan melakukan berbagai upaya untuk menghasilkan inovasi yang berkualitas dan produktivitas tinggi. Selanjutnya Bappeda akan mempersiapkan berbagai langkah strategis penguatan inovasi yang telah terpilih pada tahap berikutnya.
“Selanjutnya kami akan melakukan persiapan berbagai langkah strategis untuk penguatan proposal inovasi pada tahap berikutnya. Penguatan langkah strategis untuk menjaga tradisi Kabupaten Bangka sebagai Kabupaten yang diperhitungkan dalam kompetisi inovasi nasional,” ujar Pan Budi Marwoto.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bangka, Darol Arkum mengungkapkan bahwa penguatan inovasi difasilitasi oleh laboratorium inovasi Bappeda Kabupaten Bangka dengan melibatkan OPD terkait dalam forum inovasi daerah.
“Penguatan inovasi dalam tahapan kompetisi berikutnya difasilitasi melalui Laboratorium Inovasi dengan pelibatan OPD terkait dalam forum inovasi daerah,” kata Darol Arkum.
- 7 reads

