Bekerja sama dengan Media Pemerintah Kabupaten Bangka menggelar acara Dialog Ruang Tengah menjelang beberapa agenda kepariwisataan lain untuk membangkitkan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bangka. Hal tersebut sebagai salah satu upaya mendongkrak sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan peran Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM).
Beberapa agenda kepariwisataan yang akan di gelar pemerintah Kabupaten Bangka dikemas dalam satu event terjadwal mulai Tanggal 20 hingga 23 Juli mendatang seperti Bangka Expo, ICOSEAT dan Trail Run Exotic Bangka katagori 5 kilometer dan 10 kilometer.
Bupati Bangka Mulkan menuturkan, kegiatan tersebut sejalan dengan misi Kabupaten Bangka sebagai implementasi gerbang pariwisata internasional.
"Kabupaten Bangka memiliki potensi yang begitu banyak, ini sesuai dengan misi kami yang ke empat yaitu mewujudkan gerbang pariwisata secara internasional," ucapnya dalam Dialog Ruang Tengah di Rumah Dinas Bupati Bangka.
Mulkan menilai Kabupaten Bangka harus memiliki agenda-agenda tahunan terhadap kegiatan pariwisata yang membedakan dengan kabupaten lainnya. Sehingga daya tarik wisatawan akan selalu berkelanjutan dan menumbuhkan industri ekonomi kreatif.
Selanjutnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Bangka Pan Budi Marwoto yang turut andil dalam pelaksanaan event internasional itu mengatakan sektor pariwisata akan menjadi sektor unggulan pengganti timah sebab daerah pertimahan akan semakin habis. Dengan demikian dibutuhkannya sektor pengganti sebagai pendorong perekonomian
"Setelah dikaji dan analisis yang mengalami keterkaitan ke depan adalah sektor pariwisata , maka kita harus melompat ke pariwisata selain pertambangan," kata dia.
Ia menambahkan Kabupaten Bangka harus mempunyai branding sendiri karena setiap kabupaten penuh dengan pariwisata. Melalui event skala internasional ini bisa menjadi pembedanya dimana Kabupaten Bangka mengedepankan integrity tourism.
"Pariwisata kita integrity tourism yang artinya kita tidak hanya mengandalkan pariwisata bahari melainkan terintegrasi dengan kegiatan lainnya seperti sport tourism, edu tourism, cultural tourism dan lainnya," ucapnya.
Oleh karena itu segmentasi pasar harus berbeda, lanjut dia kabupaten Bangka harus melihat tiga faktor untuk mewujudkan hal tersebut yakni aksesbilitas (kelancaran), amenitas (sarana dan prasaran) ,dan attractive (atraksi).
"Yang menjadi pembeda itu di atraksinya artinya nanti kita menimbang aspek what to see (apa yang dilihat), what to do (apa yang dilakukan) serta what to buy (apa yang dibeli)," ucapnya
Melalui atraksi tadi maka wisatawan tidak akan pernah bosan karena mereka tidak hanya sekadar melihat panorma wisata, melainkan bisa melakukan sesuatu melalui event skala internasional tadi.
- 5 reads

