Sungailiat - Rencana pengembangan satuan TNI di Kabupaten Bangka mulai menunjukkan langkah nyata. Pangdam II/Sriwijaya bersama rombongan melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau langsung lahan persiapan pembangunan Batalyon Infanteri di Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Selasa (21/04/2026). Pemerintah Kabupaten Bangka berharap rencana strategis tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Acara kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya beserta rombongan ke Kabupaten Bangka dilanjutkan dengan peninjauan lahan persiapan pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) di Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rencana pengembangan satuan TNI di wilayah tersebut, sekaligus melihat langsung kesiapan lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan satuan militer.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bangka, Fery Insani, S.E., M.M., menyampaikan harapannya agar rencana pembangunan tersebut dapat segera terwujud.
“Semoga apa yang direncanakan ini dapat segera terwujud,” ujar Fery.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pangdam II/Sriwijaya yang telah berkunjung ke Kabupaten Bangka dan menyempatkan diri singgah di Rumah Dinas Bupati Bangka.
“Terima kasih kepada Bapak Pangdam yang telah mampir ke Rumah Dinas Bupati Bangka,” katanya.
Bupati juga menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Bangka selalu menjaga sikap dan kondusivitas daerah.
“Kami semua menjaga sikap yang baik, khususnya warga di Kabupaten Bangka ini,” tambahnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan rencana pembangunan kawasan Bataliin yang memiliki luas sekitar 150 hektare.
Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya dalam pernyataannya menyampaikan bahwa peninjauan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Presiden terkait rencana pengembangan satuan Angkatan Darat.
“Sesuai dengan arahan Presiden terkait rencana pengembangan satuan Angkatan, kami meninjau langsung kawasan di Rebo ini,” ujarnya.
Ia berharap kawasan tersebut nantinya dapat disetujui oleh Pemerintah Pusat, termasuk dalam rencana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“Mudah-mudahan kawasan ini bisa disetujui oleh Pemerintah Pusat terkait pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus,” katanya.
Pangdam juga berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Harapan kita, dengan adanya program ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya.
- 1 read

