Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Mekanisme Pemuktahiran Mandiri (MPM) data terpadu Program Penangulangan Fakir Miskin (PPFM) Kabupaten Bangka Tahun 2017

(Sungailiat, 15 Agustus 2017), Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Bangka menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Mekanisme Pemuktahiran Mandiri (MPM) data terpadu Program Penangulangan Fakir Miskin (PPFM) yang di buka langsung oleh Bapak Fery Insani selaku Sekda sekaligus Wakil Ketua pada tim koordinasi tersebut di Operational Room Bangka Bermartabat Sekretariat Dearah Kabupaten Bangka

Pelaksanaan kegiatan ini dimulai Tanggal 14 hingga 15 Agustus 2017 yang diikuti oleh seluruh Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) dalam lingkup delapan Kecamatan dan seluruh Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang mewakili desa/kelurahan masing-masing serta melibatkan 10 orang operator aplikasi MPM.

Kegiatan Mekanisme Pemuktahiran Mandiri (MPM) ini merupakan salah satu  upaya  pemerintah dalam mempertajam ketepatan sasaran melalui pemutakhiran informasi individu dan rumah tangga yang dianggap kurang mampu agar dapat meminimalkan kekurang akuratan penetapan sasaran serta berupaya menjangkau rumah tangga miskin dalam meningkatkan layanan bantuan pada penerima program baik program bantuan nasional dan maupun daerah. Dimana melalui program MPM ini masyarakat dapat secara aktif mendaftarkan diri sebagai masyarakat miskin yang kemudian akan diproses lebih lanjut oleh tim MPM.

Setelah pelaksanaan sosialisasii dan Bimtek ini diharapkan  Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) mampu mengidentifikasi rumah tangga yang tergabung dalam data BDT 40%+ Kab. Bangka dalam cakupan desa/kelurahan masing-masing. Data BDT 40%+ lah yang menjadi sumber dan acuan data tunggal rumah tangga dan individu dalam update data terpadu penanggulangan kemiskinan.

Dalam sambutannya Bapak Fery Insani mengharapkan dukungan penuh baik itu sumber daya manusia maupun sumber daya anggaran dari pihak desa maupun pihak kelurahan dalam mensukseskan pemutakhiran data kemiskinan ini. Agar data yang diperoleh nanti akan sangat bermanfaat dalam menentukan sasaran program di Kabupaten Bangka.

Melalui mekanisme ini, PSM turut aktif untuk mengobservasi masyarakat kurang mampu yang belum menerima program perlindungan sosial melalui identifikasi dan verifikasi dengan  standar nasional yang telah ditentukan. Data masyarakat kurang mampu yang sudah terverifikasi, kemudian dianalisa oleh tim di tingkat nasional sehingga melahirkan Data Terpadu PPFM yang termutakhirkan dan dapat digunakan sebagai dasar dalam penentuan sasaran penerima program perlindungan sosial di Indonesia.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini perwakilan BPS, Dinas Sosial, Bappelitbangda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan  Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, BPS Kabupaten Bangka masing-masing oleh Bapak Arman Agus dan Ahmad Thamrin serta narasumber dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bapak Togi Tua Sianipar dan Bapak Hery Purnomo.

Sumber: 
Bappeda
Penulis: 
Ilham Isnandi
Fotografer: 
Ilham Isnandi
Editor: 
Diah Asrina