Primary tabs

Petani Bangka Berhasil Panen Padi di Bekas Lahan Tambang Biji Timah

Body: 

SariAgri - Sejumlah petani di Kabupaten Bangka berhasil mengembangkan dan memanen tanaman padi di lahan bekas tambang biji timah seluas delapan hektare.

Keberhasilan para petani membudidaya tanaman padi di lahan bekas tambang ini menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Bahkan Bupati Bangka, Mulkan mengapresiasi keberhasilan para petani yang tergabung dalam kelompok tani Mekar ini.

"Saya memberikan apresiasi penuh atas semangat dan keberhasilan Kelompok Tani Mekar Kelurahan Sinar Jaya Jelutung yang berhasil mengelola lahan bekas tambang menjadi area persawahan yang produktif," katanya di Sungai Liat, saat panen padi di lahan bekas tambang biji timah.

Dikatakannya, pengembangan pengelolaan persawahan bekas tambang biji timah merupakan program inovasi "Abang Timah Budisah" yang masuk TOP 45 di tingkat nasional dalam upaya pemenuhan ketahanan pangan.

"Saya berharap ke depannya secara bertahap dapat dilakukan perluasan area persawahan dengan memanfaatkan lahan bekas tambang biji timah sehingga mampu membantu beras masyarakat," katanya.

Bupati berjanji akan memberikan pendampingan pembinaan bagi petani guna memaksimalkan menggarap sawah sehingga daerah itu menjadi sentra produksi padi.

Sementara Kepala Dinas pangan dan pertanian Bangka Elius Gani mengatakan jenis padi yang ditanam oleh Kelompok Tani Mekar adalah varietas Padi Bromo yang dianggap cocok untuk lahan di daerah tersebut.

"Kemampuan produksi panen di area sawah bekas tambang yang berhasil dikembangkan petani mencapai 5,1 ton per hektare," jelasnya.

Kemampuan produksi panen padi 5.1 ton per hektare tersebut, kata dia, mengalami peningkatan dibandingkan pada musim panen 2019 yang hanya mampu mencapai 4.8 ton per hektare. (Ant)

Sumber: 
Sariagri
Penulis: 
Arya pandora