Primary tabs

PEMKAB Bangka Apresiasi Program Revitalisasi Habitat for Humanity Indonesia dan Samsung Electronics

Body: 

BANGKAPOS.COM - Habitat for Humanity Indonesia berkolaborasi dengan Samsung Electronics Indonesia dan pemerintah daerah Kabupaten Bangka memulai program Revitalisasi Pengembangan Masyarakat di Kabupaten Bangka.

Program ini menyikapi masih adanya keterbatasan hunian (penyediaan rumah) di Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Semua terungkap dalam webinar nasional yang dilaksanakan pada
Dalam catatan umum, masih ada ribuan keluarga yang tidak memiliki rumah layak, padahal rumah merupakan kebutuhan dasar dan cerminan dari jati diri berperan strategis dalam pembentukan watak serta kepribadian bangsa.

Program ini dilakukan untuk mengembangkan wilayah perumahan dan permukiman dengan membangun rumah, fasilitas toilet umum, akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas pendidikan berbasis teknologi.

Selama proyek ini dilakukan, sudah lebih dari 4.704 keluarga di Desa Penagan Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka dapat dilayani.

Sebagai apresiasi atas program yang berjalan lancar dan berakhir pada Oktober 2020, Habitat menggelar webinar nasional untuk menginspirasi lebih banyak pihak baik masyarakat dan juga para pelaku CSR agar dapat terlibat dan melanjutkan dukungan kepada program percepatan pembangunan permukiman yang layak di daerah yang membutuhkan.

Bupati Bangka Mulkan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Habitat for Humanity dan Samsung Electronics Indonesia.

Program pembangunan rumah layak huni, saluran air bersih, pembangunan sekolah dan peningkatan ekonomi memberikan dampak positif bagi warga Desa Penagan khususnya.

"Semoga webinar ini bisa menginspirasi dan mendorong banyak pihak untuk bekerja sama membantu masyarakat di Kabupaten Bangka. Pemerintah Kabupaten Bangka menargetkan tahun 2023 seluruh masyarakat menempati rumah yang layak termasuk dan terpenuhinya akses sanitasi layak dan air bersih. Oleh karena itu, Kami terus mengembangkan inovasi pembiayaan untuk meningkatkan akses rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Partisipasi swasta, perusahaan, masyarakat, pemerintah provinsi, pemerintah pusat dan lembaga keuangan terus kita dorong," jelas Mulkan dalam rilis yang diterima bangkapos.com, Selasa (20/10/2020).

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia Susanto mengapresiasi atas kolaborasi ini.

“Kami sangat senang dan bangga berkolaborasi Ini. Ada dampak positif bagi masyarakat di Desa Penagan, Kabupaten Bangka. Kami berharap, program ini tidak berhenti sampai di sini, namun bisa berkembang dan terus berkelanjutan, tentunya melalui dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak yang lebih banyak lagi, secara khusus Forum CSR di Bangka karena kebutuhan masyarakat Bangka masih banyak dan uluran tangan kita sangat dibutuhkan," terang Susanto.

Ditambahkan Senior Manager Operational Habitat for Humanity Indonesia Leopold Sutedja menyatakan dalam setiap program Habitat, partisipasi masyarakat selalu menjadi bagian penting.

"Dengan melibatkan masyarakat dalam setiap proses akan menumbuhkan rasa memiliki dan memelihara apa yang dibangun. Dalam implementasi program ini kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti dunia bisnis, pendidikan, para ahli dan pemerintah mutlak dibutuhkan," kata Leopold.

Sementara itu, Head of Corporate Citizenship PT Samsung Electronics Indonesia Ennita Pramono menuturkan program Coorporate Social Responsbility (CSR) di Bangka merupakan kegiatan CSR Samsung untuk pilar Community Development dan Education dengan menyesuaikan karakteristik expertise Samsung dibidang teknologi dan inovasi.

Program Samsung Smart Learning Class yang didirikan di SMA St Yoseph Pangkalpinang merupakan salah satu bentuk komitmen Samsung dalam berkontribusi pada kemajuan pendidikan di Indonesia.

"Dengan mendorong penggunaan teknologi pada kegiatan belajar mengajar dan memberikan pengalaman belajar mengajar yang lebih inovatif, kreatif dan menyenangkan sehingga dapat menginspirasi para murid untuk mengejar mimpi dan cita-cita mereka. Kolaborasi kami dengan Habitat for Humanity Indonesia dan Pemda Bangka menjadi jembatan positif bagi perubahan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga seluruh fasilitas dan program yang diberikan dapat bermanfaat dan dipertahankan kesinambungannya," jelas Ennita.

Kepala BAPPEDA Kabupaten Bangka Pan Budi Marwoto menjelaskan proyek ini telah berhasil menekan angka kemiskinan dan penurunan angka stunting secara signifikan serta mampu meningkatkan akses ketersediaan infrastruktur dasar masyarakat terutama air bersih dan sanitasi layak. (*)

Sumber: 
Bangka pos
Penulis: 
ediyusmanto