Primary tabs

Mulkan Ingatkan OPD Jangan Tersandung Tipikor

BANGKAPOS.COM -- Bupati Bangka Mulkan bersyukur Kabupaten Bangka mendapat penghargaan karena berhasil mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecuali (WTP) untuk laporan keuangan daerah.

Namun ia merasa prihatin seperti yang disampaikan Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Supendi bahwa kepala daerahnya tersandung tindak pidana korupsi tidak mendapatkan penghargaan WTP walaupun daerahnya mendapat opini WTP.

Untuk itu, pihaknya ingin mewujudkan visi mereka yakni tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Kita jangan berbangga walaupun mendapat opini WTP tetapi diantara PNS kita baik itu kepala daerahnya, DPRD-nya, OPD sampai tingkat camatnya, kalau ada yang KKN otomatis kita tidak dapat," tegas Mulkan saat menerima penghargaan WTP yang diserahkan Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Supendi, Senin (29/10/2018) di Ruang Rapat Bina Praja Kantor Bupati Bangka.

Ia mengatakan piagam penghargaan WTP dari menteri keuangan ini sebagai pemicu dan inovasi ke supaya bisa mempertahankan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Mulkan minta pihak Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bangka mengevaluasi dan mengkoreksi kinerja masing-masing OPD-nya.

"Saya baru mengikuti revolusi mental jadi supaya OPD-OPD juga mengikuti revolusi mental ini terutama dalam pencapaian program," saran Mulkan.

Kinerja OPD yang tidak tercapai seperti Dinas Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan serta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olaraga Kabupaten Bangka.

"Mulai sekaranglah revolusi mental kita. Kita kembali evaluasi semenjak saya menjadi kepala OPD itu apa saja yang perlu saya lakukan. Jadi jangan sampai yang disampaikan bapak dirjen tadi anggaran sudah tersedia kita dak pacak memanfaatkan, dak paca belanjakan. Ape kate orang Bangka budu, duit ade dak pacak belanje," sesal Mulkan.

Ia menegaskan, di pemerintahan daerah tidak ada ego sentral harus bekerjasama dan jika ada yang tidak tahu bertanya.

"Jangan mentang-mentang eselon II ilmu saya sama dengan si A ku nggak betanya," kata Mulkan.

Untuk itu pihaknya sudah membentuk OPD koordinator yakni Bappeda Kabupaten Bangka. Dia menilai saat presentasi OPD-OPD di Kabupaten Bangka ketika pihak pertama kali menjabat sebagai kepala daerah masih banyak kelemahan OPD dalam mencapai program.

Mulkan menegaskan, tidak ada tujuannya untuk mengkerdilkan OPD-OPD lain sehingga tidak bisa sekda bekerja sendiri tanpa dibantu.

"Jadi saya yang juga wakil bupati bersama minta masukan juga dari DPRD Kabupaten Bangka kami membentuk OPD koordinator supaya percepatan program kita ini. Jadi nanti kalau ada OPD-OPD yang ngeyel dak nurut apa yang disampaikan OPD koordinator karena OPD koordinator bertanggung jawab kepada bupati sama dengan sekda. Saya tidak mau seperti itu," tegas Mulkan.

Mulkan menyesalkan ada OPD yang ketika diminta data tidak siap. Oleh karena itu pihaknya berharap penghargaan WTP yang duraih Kabupaten Bangka disyukuri dari banyak kabupaten/kota, Kabupaten Bangka terpilih yang terbaik mendapat penghargaan WTP sehingga harus dipertahankan.

Sumber: 
Bangkapos
Penulis: 
Nurhayati